Kamis, 01 Desember 2011
Corat-coret
"Kita selalu bersama
Bersumpah tak kan terpisah
Ada aku ada pula engkau
Sahabat sejak mula"
"Di saat bahagiamu, aku tersenyum
Di saat kecewaku, kau murung
Hanya engkau dalam diriku
Hanya aku dalam dirimu
Kita berbagi semua
Lagu, baju, dan segala tugas
Dan tiba-tiba persahabatan ini
Mulai berubah terlalu cepat
Keajaiban 'kita' lenyap
Nyata semua ini tak abadi
Kita berjuang menyelamatkannya
Kita tempuh ujian tersulit
Sebelum sempat tersadar, kita sudah berubah"
-Teen Love on Friendship -Emily Boivei-
Untuk Sahabatku;
"apa yang kalian lakukan saat ini?"
"apa yang sedang kalian pikirkan saat ini?"
"apakah kalian sedang bersedih, bersenang-senang, bermuram durja? atau mungkin tertawa bersama teman-teman baru kalian?"
"atau mungkin kalian sedang merenung di suatu tempat, atau sedang dipanggil guru? atau mungkin kalian sedang dihukum?
"apa kalian masih mengingat kami, sahabat-sahabatmu?
"atau hanya satu dua kali terlintas dalam ingatanmu yang cepat kau tepis?
"atau kah kau simpan kami dalam tempat terbaik dalam kenanganmu?
maaf sahabat, aku tidak bisa di sampingmu ketika kau sedang dalam masalah
aku tidak bisa menasihatimu, memberikan petuah bijak, atau sekadar menemanimu
aku tidak bisa tersenyum mendukungmu, atau mengusap punggungmu untuk melegakan hatimu
Yang bisa kulakukan hanya menangis dalam diam
menangis di dalam hati, tangis kerinduan yang aneh
Sebaliknya saat kau bahagia
Aku tidak bisa turut berbahagia denganmu, karena aku tidak tahu apa yang terjadi
Aku hanya dapat mendoakan, agar segala hal yang kau lalui berjalan dengan baik
Seringkali aku berpikir, hanya aku yang merindukan kalian
Seringkali aku berpikir, aku akan menjadi fosil dalam ingatan kalian
Seringkali aku berpikir, apakah kelak semua akan jadi seperti dulu?
Mungkin tidak, mungkin iya
Yang kutahu, waktu akan terus berjalan, dan perubahan pasti akan terjadi
Aku tahu kalian akan berubah dan tak sama persis seperti dulu lagi, begitu pula aku.
Tapi muluk kan keinginanku, saat aku ingin kalian ada di sampingku?
Aku sering menangis di sini, aku rapuh, aku tidak kuat, dan aku lemah
Tapi dalam kepribadianku yang lain, aku berusaha untuk tidak tunduk pada kelemahanku
Tapi dalam sisi hatiku, dalam egoku, aku ingin kalian ada di sampingku, saat ini
Aku rindu, dan tidak dapat kupungkiri
Aku ingin berkumpul kembali bersama kalian, saat tertawa, bercanda, bermain, saling ejek
Aku ingin saat menatap mata kalian, masih ada sinar cinta kalian di sana
Kebersamaan kita memang jarang diabadikan dalam foto-foto seperti banyak orang lain
Tapi ketulusan kalian terpatri di sini
Ketulusan tanpa batas, yang lebih abadi dibanding foto
Sobat, terimakasih atas cinta kasihmu :)
-dalam keheningan malam-
Shofiya Adila Farhana
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar